26 Mei 2009

About Facebook....

Tidak bisa dipungkiri lagi, web jejaring sosial bernama Facebook memang sedang mengalami kemajuan yang sangat pesat. Barusan saya cek Facebook menempati peringkat ke-4 Traffic Rank Alexa setelah bulan kemarin menempati peringkat ke-5. Hmm... sebenarnya saya baru menggunakan Facebook secara aktif sejak Januari 2009. Itupun setelah didaulat beberapa orang teman untuk membuat account. Bahkan ada teman saya yang tega nian mengatakan "hengkang aja ke Facebook" di kolom comment Friendster. Ckckckckkk... kalo pemilik Friendster ngerti Bahasa Indonesia, dia pasti sedih.... Ya, saya sih ga hengkang, cuman 'selingkuh' saja (maaf, saya tidak menemukan istilah yang lebih tepat) karena saya masih sangat memerlukan Friendster. Selain itu, Friendster lah yang mempertemukan saya dengan teman-teman lama yang saya pikir berada di negeri antah berantah saking ga terlacak oleh radar saya (apa saya-nya aja ya yang menghilang?). Dan friendster lah yang mengajarkan saya banyak hal...

Tadi malam saya menyempatkan diri berkunjung ke blog-blog dan menemukan Blog Pak Budiawan. Ini saya kutip postingan beliau :

"Ada lagi yang bilang, bahwa Facebook dapat menurunkan produktivitas kerja karyawan, sehingga beberapa perusahaan sudah memblokir akses ke Facebook di kantornya. Dipikir-pikir ada benarnya juga...seperti yang dilakukan oleh teman kita ini..bagaimana tidak menurunkan produktivitas kerja kalau tiap hari ber-facebook-ria seperti ini :

(facebook = muka buku)

Hahaha... waktu saya pertama kali membaca, saya seriuuuus sekali.. Eh ternyata ujung-ujungnya seperti itu. Great ending! Saya benar-benar tidak menduga. Kalo belum merasa lucu, silakan buka link diatas...

Anyway... beberapa hari yang lalu saya baca koran yang menyebutkan bahwa Facebook akan diharamkan. Waduuuh... Jujur saja saya baru mengetahui sesuatu bisa diharamkan oleh manusia (MUI) setelah fatwa haram rokok dikeluarkan. Saya pikir yang bisa mengharamkan segala sesuatu itu hanyalah Allah SWT, seperti haramnya babi, darah, serta minuman yang memabukkan yang sudah sangat jelas tercantum di dalam Al-Qur'an. Ternyata kita (manusia) juga bisa thooo... Ya tentu saja dengan berbagai macam dalil yang menguatkan pendapat tersebut. Seperti halnya rokok, di dalam Al-Qur'an Surah Al-Isra' ayat 26 kan sudah jelas disebutkan, bahwa :

"Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros"

Menurut pemikiran saya, merokok sama saja dengan menghambur-hamburkan uang (well, it's just my opinion... afwan ya kalo berbeda).

Back to the topic, bagaimana dengan Facebook? Apakah nasib hukumnya akan berakhir seperti rokok? Nah, kita lihat saja nanti... Menurut saya, Facebook itu hanyalah alat. Seperti misalnya pisau yang digunakan untuk mengupas buah atau keperluan lainnya. Bisa digunakan untuk perkara halal dan ibadah, dan juga bisa digunakan untuk perbuatan haram seperti pembunuhan.
Lalu, hanya karena pisau bisa digunakan untuk membunuh lantas pisau difatwakan haram? Tentu tidak kan? Bagaimana caranya kita memotong daging, sayur ataupun buah jika pisau tidak boeh dipergunakan..? Karena itulah pisau halal digunakan...

Begitu pula dengan Facebook nih.. Ia hanya alat. Dengan Facebook kita bisa bersilaturrahim, bertemu dengan teman lama, berkenalan dengan teman baru, reuni secara maya dengan teman-teman SD, SMP, SMA dengan mengikuti group-group yang ditawarkan, atau sekadar memberikan pesan di wall atau status teman-teman dengan kata-kata yang membangun.. Menurut saya, ini nilainya ibadah. Karena terjalinnya silaturrahmi, Insya Allah pahalanya besar dalam Islam... Apalagi beranjak dewasa, teman-teman kita udah terpencar-pencar di seluruh pelosok tanah air, dan Facebooklah yang mempertemukan kita dengan mereka selain di saat Lebaran...

Ga komplit rasanya memandang sesuatu dari sisi positif saja, sekarang kita pandang dari segi negatifnya. Jika Facebook digunakan untuk saling tukar foto vulgar, melakukan tindakan asusila yang mengakibatkan timbulnya perpecahan, ataupun karena Facebook kita jadi lupa waktu, lupa kewajiban kita sebagai hamba Allah, maka jelas Facebook telah menyesatkan, bahkan mungkin bisa dianggap haram. Keharaman ini, bukan karena Facebook-nya, tetapi karena diperlakukan sebagai alat atau media untuk maksiat dan berlebih-lebihan. Jadi dalam fiqh (hukum Islam) ini namanya haram lighairihi, bukan haram lidzatihi.
Jujur saja, saya sebenarnya sedih melihat teman-teman saya yang dulu berjilbab, kok di Facebook majang foto yang ga berjilbab ya? Padahal saya pikir kalo pake jilbab mereka malah kelihatan lebih cantik. Trus yang dulu memang ga pake jilbab tapi pakaiannya masih sopan, sekarang ber-tank-top ria.. Sungguh, saya sedih sekali... T_T.. Apalagi buat yang sudah berpasangan, dengan bangganya memajang foto mesra mereka. Bukannya saya iri, tapi mbok ya foto seperti itu jadi koleksi pribadi saja. Karena yang namanya dunia maya, foto-foto kita dengan mudahnya tersebar luas ke seluruh dunia.. Dan saya ga mau mereka kenapa-napa setelahnya...

Jadi sebenarnya, semuanya tergantung niat kita... Apapun yang kita jalani, selama sesuai dengan porsinya, Insya Allah akan mendatangkan kebaikan. Taatilah yang sudah menjadi kewajiban kita, dan hindarilah segala sesuatu yang membuat kita jauh dari-Nya... Semoga semakin hari, kita menjadi pribadi yang lebih baik. Aamiin...
Oiya, kalo ada kata-kata saya yang salah, tolong dikoreksi yaa...


Regards,

-N.R.A-

What I am feeling now...

This posting is what I'm feeling now. I am in a quandary again. Kapan ya saya ga bingung...? hehehe... Rencana saya untuk belajar tadi malam tiba-tiba menguap begitu saja alias gagal. Untuk seorang procrastinator seperti saya, hal itu tidaklah begitu mengherankan... But I have the reason why I did it. Last night, as usual, I opened my account in Facebook, Blogspot, etc... Dan di Facebook, saya menemukan ada seorang teman yang juga sedang online. Well, saya hanya ingin menyapa, at least kalopun ngobrol ya buat yang ringan-ringan saja lah karena kami belum pernah terlibat obrolan yang serius. Baru saya beberapa patah kata saya sampaikan, tiba-tiba ia menanyakan hal yang sangat mengejutkan... Honestly, saya tidak menyangka akan mendapatkan pertanyaan seperti itu. Dan karena tidak ingin menjawabnyalah yang semakin membuat saya terpojok. Saya belum siap, setidaknya untuk tadi malam yang mana otak ini ingin saya kerahkan kemampuannya ke Struktur Aljabar. Dan keadaan terpojok seperti itu bukanlah sesuatu yang menyenangkan.
Saya baru tahu bahwa ternyata orang yang tidak terlalu mengenal saya dengan baik pun bisa membaca pikiran saya dan memberikan informasi yang sangat membingungkan. Membingungkan karena saya belum paham sepenuhnya apa yang ia bicarakan dan bingung atas apa yang telah terjadi... But I got the point : saya harus lebih banyak bersabar.
I cried a little, but my heart cried so hard. Semoga teka-teki ini akan segera terjawab. Whatever the result is, saya berusaha tegar... Insya Allah...
(untuk seseorang yang saya maksud, terimakasih telah mengingatkan saya. That's what friends are for.... ).

Well, sepertinya masalah hati ini harus saya singkirkan dulu. I have my own responsibility in study. I have to learn Algebra Structure yang mana pukul 10.30 nanti akan ada presentasi ke depan kelas dimana satu orang dari masing-masing kelompok mewakili. Kelompok saya terdiri dari 5 anggota, It means peluang saya maju ke depan = 0,2. Peluang yang cukup besar saya pikir. Saya belum membaca sedikitpun bahannya. Dan yang bikin stress, bahan yang ada cuma saparuhnya dan kami diharuskan maju tanpa membawa catatan. Ughh... saya sebenarnya ingin ngambil jatah saja (ga masuk kuliah). But I'll feel I am a loser kalo saya menghindarinya. I hate to be like that. Sekarang saya cuma bisa berdoa, semoga saya bisa mempelajarinya dengan baik dan ga disuruh maju... Aamiin....
Apa kabar skripsi?? Tidak hanya orang-orang yang ada disekeliling saya yang bertanya-tanya, saya pun demikian. Saya masih tidak menemukan judul yang pas. Well, sebenarnya yang harus saya lakukan adalah : fokus ke permasalahan, cari literatur yang mendukung dan membacanya dengan segenap jiwa. Sudah. Tapi untuk mendapatkan saat fokus itu sulit sekali. Sepertinya saya harus mendisiplinkan diri saya lagi.... Semoga semester depan bisa berjalan seperti yang sudah saya rencanakan.... Aamiin...

Ya Allah.... mudahkanlah segala sesuatunya....


23 Mei 2009

Sabda Alam


Kicau burung bernyanyi
Tanda buana membuka hari
Dan embun pun memudar
Menyongsong fajar

Sejenak ku terlena
Akan kehidupan yang fana
Nikmat alam semesta
Nusa indah nirmala

Serasa pagi tersenyum mesra
Tertiup bayu membangkit sukma
Adakah esok kan tersenyum jua
Memberi hangatnya sejuta rasa

Sabda alam, menghanyutkan suasanaku
Kadangkala kebosanan mencekam jiwa
Sabda alam, berbuah kodrat tak tertahan
Rasa cinta, rasa nista berpadu satu




sung by chrisye (alm.)

terimakasih ya Rabb atas pagimu yang indah... :smile: :smile: :smile: