04 November 2009

Untuk Apa Merokok?

Sampai sekarang saya masih ga ngerti kenapa cowo-cowo suka bola. Apa sih serunya bola? Satu bola diperebutkan oleh 22 orang... Hmmpphh... mendingan beli kan? hahahaha.... Dulu waktu SMA, selaluuu aja pagi-pagi teman-teman saya pada ribut soal skor pertandingan malam sebelumnya. Ada yang sedih, ada yang tertawa bahagia. Ada juga yang ketiduran di kelas karna habis begadang nonton bola. Saya cuma bisa bengong, masih ga habis pikir apa serunya nonton bola. Mungkin ke-tidak-habis-pikir-an saya soal bola ini setara dengan betapa tidak mengertinya cowo-cowo akan hobi belanjanya para cewe. I'm not a shopaholic actually. But I do understand the feeling of buying something. Keliling pasar atau mall cuma buat beli selembar baju. Pergi ke toko yang satu ke toko yang lain hanya untuk membandingkan harga. Dan pada akhirnya berhasil mendapatkan apa yang diinginkan dengan harga yang (cuma) lebih murah 5 rebu perak dari toko-toko lain! hahahaa... Ironis sekali jka dibandingkan dengan waktu dan energi yang terbuang sia-sia. Tapi saya bisa mengerti kok kenapa sebagian (besar?) cewe suka melakukannya, dengan alasan : kepuasan batin.

Dua hal di atas mungkin bisa ditolerir, tapi tidak untuk yang satu ini.
I hate smoke. Khususnya rokok. Saya benar-benar ga ngerti dimana letak manfaat dari rokok itu sendiri. Bagi saya, asap rokok hanyalah sebentuk benda yang mengubah pakaian saya yang tadinya wangi menjadi bau, mengubah mood saya yang tadinya happy menjadi ga happy, mengubah kondisi perut saya yang tadinya baik-baik saja menjadi mual, dan (mungkin saja) mengubah perasaan saya yang tadinya tertarik menjadi ilfil.

Sesuai dengan judul, untuk apa merokok? Hmm... saya ingin mengibaratkan rokok adalah coklat, tapi kok coklat rasanya terlalu manis dan terlalu baik untuk diibaratkan sebagai rokok. Oke, oke saya menyerah. Minta tolong pedang sakti mandraguna si mbah aja dah... (googling maksudnya :D), hahahaa...

Alasan 1: Dengan merokok saya terlihat macho/sexy
Tepatnya… pabrik rokok mengharapkan anda berpikir seperti itu. Apalagi iklan rokok biasanya mengundang simpati (khususnya yang ada Fedy Nuril-nya itu moo). Mungkin awalnya memang iya, tapi tunggu saja… Merokok dapat menimbulkan kulit keriput dan gigi kuning. Merokok juga berkontribusi pada osteoporosis atau pengeroposan tulang. Kalau sudah begitu, tubuh tidak lagi tegap. Dan yang lebih penting, merokok dapat menyebabkan impotensi. Apa itu yang namanya macho/sexy?

Alasan 2: Berhenti merokok bisa membuat saya gemuk
Bertambahnya berat badan banyak dialami orang yang mencoba berhenti merokok. Hal ini terjadi karena kebiasaan menghisap rokok kini berganti dengan makan. Namun dengan merencanakan diet gizi yang sehat dan meningkatkan aktivitas akan membantu kita memecahkan masalah ini. Bahkan, dengan olahraga, tidak hanya masalah berat badan saja yang dapat diatasi, namun stamina dan kapasitas paru yang hilang ketika merokok juga dapat dikembalikan.

Alasan 3: Saya akan berhenti ketika saya hamil
Mungkin akan lebih sulit untuk hamil bila anda merokok karena merokok adalah penyebab mayor dari infertilitas. Wanita yang merokok memiliki resiko keguguran dan komplikasi selama kehamilan yang meningkat.

Alasan 4: Merokok tidak melukai orang lain selain diri sendiri
Salah tauuu! Bila merokok di sekitar orang lain, anda telah menyakit mereka terutama yang memiliki asma, penyakit jantung, alergi atau anak-anak. Perokok pasif juga mempunyai resiko yang meningkat seperti pada perokok aktif. Bahkan baru-baru ini (katanya) perokok pasif lebih beresiko terserang kanker paru-paru lebih banyak ketimbang perokok aktif.

Alasan 5: Saya masih muda, saya akan berhenti merokok beberapa tahun lagi
Hampir semua perokok aktif mulai merokok ketika masih muda. Dan kebanyakan dari mereka berharap dapat berhenti beberapa tahun kemudian. Namun kebanyakan masih merokok setelah lima tahun ke depan.

Alasan 6: Hanya satu rokok sehari kok
Merokok tidaklah aman sekalipun hanya 1 rokok dalam sehari. Setiap rokok mengandung sekitar 1 sampai 2 miligram nikotin yang dapat mencapai otak setelah 10 detik dihirup. Segera setelah tiupan pertama adrenalin akan sibuk meningkatkan tekanan darah, denyut jantung dan nafas anda.

Alasan 7: Rokok saya “light”, jadi ya ga masalah
Munurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, rokok “light” memiliki kandungan yang sama dengan rokok pada umumnya, termasuk lead, ammonia, benzene, DDT, gas butane, carbon monoxide, arsenic dan polonium 210.

Alasan 8: Kanker Payudara adalah kanker pembunuh nomor 1 pada wanita
Salah! Yang benar adalah kanker paru. Meningkatnya angka kematian akibat kanker paru berhubungan langsung dengan meningkatnya rate dari merokok. Merokok juga merupakan resiko mayor pada penyakit jantung, si pembunuh nomor satu.

Alasan 9: Merokok dapat memperbaiki mood
Beberapa orang percaya rokok dapat menambah semangat, namun itu dapat menurunkan moodmu. Jika anda sedang down atau depresi, rokok dapat menempatkan anda pada resiko yang lebih tinggi untuk depresi, hiperaktivitas, dan attention deficit disorder. Seperti pada penelitian terbaru disebutkan, remaja yang merokok memiliki resiko 4 kali yang lebih besar untuk mengalami depresi dari remaja yang tidak merokok.

Alasan 10: Mengunyah tembakau adalah aman karena tidak melalui inhalasi
Bukan hanya kanker paru yang dapat membunuh. Mereka yang mengunyah tembakau memiliki resiko untuk kanker pada rongga mulut, yang dapat mengenai lidah, bibir dan gusi. Seperti pada merokok, lebih cepat berhenti lebih besar kesempatan anda untuk meloloskan diri dari penyakit-penyakit tersebut.

(sumbernya disini )


Tuuuu kan... merokok emang ga bagus buat kesehatan, ditambah lagi bisa bikin kanker (KAntong KERing). Coba deh dihitung-hitung, misalnya harga rokok 1 bungkus Rp. 7.000,- dikali 30 (hari) x 12 (bulan) = Rp 2.520.000,-!!! Hey, they lose Rp 2.520.000,-/ year. Duit segitu kan bisa dibeliin beras berapa karung coba?? Dan saya sedihnya gini, banyak orang yang ga mampu (dari segi finansial) lebih memilih beli rokok ketimbang membiayai sekolah anak-anaknya... T____T


"Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros"
(QS. Al-Isra' : 26).


Best Regards,

-Nina-


NB : Btw, Fatwa haram rokok apa kabar yaaa??


7 comments:

Laksamana Embun mengatakan...

Kalau di hitung pake aritmatic jumlah yang pantastis... sampe2 bisa buat beli satu komputer...

Oia neng tukaran link yuk? kalau ya saya tunggu link saya mejeng di blog list nya hijau lumut. Ntar konfirmsi ke saya kalau sudah

Trims...

Rossy Erda mengatakan...

hm,,,
setuju..
saya setuju dengan artikel ini..
eniwey...
kalimat ini "amun stamina dan kapasitas paru yang hilang ketika merokok juga dapat dikembalikan" menunjukan bahwa perokok memiliki stamina yang rendah..
saya kurang setuju..
saya perokok juga, tapi saya masih memiliki fisik yang prima *atleast untuk saat ini*.
jadi ga semua perokok fisiknya rendah..
tapi, secara keseluruhan saya setuju bahwa merokok itu tidak baik..

Utami mengatakan...

One thing that I always want to tell person who dare to smoke in front of me:
"Okay, so if you want to kill yourself slowly, fine. Do it. But do it yourself. Just don't take me with you. Or anyone else. They might want to have a better end of life rather than what you will have because of that smoke you're holding"

Elsa mengatakan...

pokoknya aku gak suka sama para perokok. kalo merugikan diri sendiri, aku gak peduli. tapi kan mereka merugikan orang lain. dosa besaaaar!!!!!!

Witha mengatakan...

suamiku perokok, sekaligus olahraga juga, lari 8 km tiap hari. Klo udah cinta mati mau gmn lg, walaupun aku ga suka sama asap rokok he..he

Facechan mengatakan...

Wah2... aku juga benci rokok...

bahkan aku juga ikut beberapa group di facebook yg bertema anti rokok....

hehee.....

Itik Bali mengatakan...

Rokok itu pemborosan dan menimbulkan banyak gangguan pada tubuh
tapi masih banyak juga yang menikmati..
hmm

Poskan Komentar