04 Juni 2009

Memasuki Minggu Tenang

Alhamdulillah... akhirnya sampai di kost juga. Berhubung saya ga punya jadwal kuliah di hari Jumat, jadi hari ini adalah hari terakhir saya kuliah di Semester 8 karena terhitung sejak Senin depan, 8 Juni 2009, kami sudah memasuki Minggu tenang perkuliahan. Tapi saya belum tenang sepenuhnya nih, soalnya besok saya mesti menghadap Dosen di kampus buat Ujian Perbaikan Geometri Analitik secara Lisan euy! Serius, lisan... dan masuknya perorangan. Yang tertulis saja saya sudah keringat-dingin, apalagi lisan, menghadap dosen, dan dosennya Pria pula. Duuuuhh... Benar-benar mencemaskan.... Harusnya tadi siang sih Ujiannya, tapi berhubung Dosennya sibuk, jadi ditunda jadi besok saja. Alhamdulillah... karena tadi saya benar-benar ga siap since tadi malam suasana hati saya lagi melankolis sangat... Thank you, Allah... Kau menjawab do'a hambamu ini.....

:smile: :smile: :smile:

Anyway... tadi siang sempat curhat bersama sahabat terdekat. Alhamdulillah mereka terus memberikan saya semangat. Saya benar-benar beruntung memiliki sahabat seperti mereka.. Hiks.. hiks.. hiks... jadi terharu.... T_T. Dan sahabat saya yang seorang Murabbi mengirimkan SMS yang berbunyi :

"Prinsip tauhid yang perlu kita ingat adalah bahwa kalimat La illa haillah mensyaratkan totalitas tujuan dan segenap kehidupan hanya karena Allah. Tunduk dan patuh karena Allah. Kita kuat ketika kita mengambil Allah sebagai pelindung kita. Insya Allah hati kita tenang. Semua dalam kendali Allah.. sepenuhnya... Jangan bergantung kepada manusia karena manusia itu sendiri itu lemah. Tapi bergantunglah kepada Allah karena Dia Yang Maha Berkehendak. Dia Yang Maha Mebolak-balikkan hati. Semuanya mudah bagi Allah."

"Berusaha dan tawakkal, keduanya tidak dapat dipisahkan. Ketika kita mengambil salah satu saja dari dua itu, maka kita sudah salah. Disisi lain kita juga harus berusaha mati-matian untuk sesuatu, namun disisi yang lainnya kita juga harus meyakini apa yang Allah takdirkan buat kita. Kalau kita cuma percaya pada takdir Allah karena sudah ditetapkan, maka kita juga sudah salah atau kita hanya berusaha tanpa tawakkal kepada Allah itu juga salah. Jadi keduanya tidak dapat dipisahkan."

Hmm... jadi teringat nasihat sahabat saya yang lain seminggu yang lalu:

"Bahkan yang terburuk sekalipun bisa menjadi yang terbaik untuk kita jika kita bisa mengambil pelajaran."

:smile: :smile: :smile:

Intinya, jangan menyerah dan jangan hanya pasrah... Tapi berusahalah sambil terus memohon kepada-Nya. Dan yakinlah bahwa yang akan terjadi nanti, baik hasilnya sesuai dengan harapan atau tidak, itulah yang terbaik untuk kita. Ingatlah, Allah tidak memberi apa yang kita harapkan
, tapi Allah memberi apa yang kita perlukan. Kadang kita sedih, kecewa, dan terluka. Tapi jauh di atas segalanya, Allah sedang merajut yang terbaik dalam kehidupan kita.... Ya, bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang.....
Ya Allah... mudahkanlah segala sesuatunya... Aamiin...


1 comments:

Utami mengatakan...

Yaiyyyaaaa...!!! Sama Nin, this is also my final week for my LAST semester her. kalo kalian minggu depan adalah minggu tenang, for us it would be a "frantic week" instead of a "quite week", secara minggu depan is our last week to work on EVERYTHING.
Mari kita berjuang dan tetap berusahaaaa!!!
And your so damn right honey, God is the best director as He writes the best scenario for us.. ^_^
*for me, one of the scenario that He has written to me is having an AWESOME supervisor..heuhheueh...teteup ;p *

Poskan Komentar