07 September 2009

Halo? Putri ya?

Hari ini ga kerasa udah memasuki tanggal 16 Ramadhan 1430 H. Rasanya baru sebentar puasa eh udah mau lebaran aja. Huhuhu... Mungkin pengaruh tekanan skripsi juga nih, makanya hari berlalu begitu cepat *curhat colongan*.

Posting kali ini cuma mau cerita. Tadi pagi, tepatnya setelah imsak, sambil nunggu adzan subuh saya tidur-tiduran dulu. Eh, ada telpon dari nomer tidak dikenal. Yo wes saya angkat, kali aja penting, saya pikir. Begitu saya angkat, eh dimatiin. Selang beberapa detik, masuk sms, dari nomer yang barusan nelpon. (kurang lebih gini nih adegannya).

Dia : "Pu3 y. . ."
Saya : "Bukan. You've got wrong number" *sok bule*
Dia : "Tapi ini di hp ku ini no.putri. Mf"

*bunyi lagu 11 januari* <<-- ringtone gua sejak 2 tahun yang lalu (ampun dah jadul amir ni ringtone).
*klik* <<-- saya reject

Dia : "Kok direject sih? Aku telpon lagi ya"

*bunyi lagu 11 januari (lagi)*
*klik* <<-- saya reject

Dia : "Kok direject lagi sih? Jangan bohong, ntar hidungmu panjang. kayak temenmu si ... bla bla bla (saya lupa dia ngomong apalagi)".

Saya : "I told you I'm not putri. I'm fasting. So I don't lie".
*kalo lagi sebel, Inggris saya keluar, entahlah sesuai grammar atau engga, yang penting keren! <<-- apaan coba? *
Dia : "Tapi kalo kamu bukan putri kenapa kamu reject? Hayoo.... Kita sama-sama puasa"

Saya : diam (hampir hilang kesabaran) :argh::argh::argh:


Ketika mau balas, pulsa tinggal 1 kali sms lagi. Ya wes, saya sms Zeni (temen saya yang jual pulsa). Eh saldo pulsanya abis. Ya udah saya pikir, Allah emang ga ngizinin saya berdebat lagi dengan si pemilik nomer asing tersebut dan menyuruh saya segera menunaikan shalat subuh.

Setelah itu hening. Ga ada sms dan telepon masuk lagi. Alhamdulillah. :sigh::sigh::sigh:

Nah, barusan selesai tarawih, ada telepon masuk lagi. Dan lagi-lagi nomer tidak dikenal (tapi bukan nomer yang tadi subuh). Saya angkatlah.

Saya : "Halo"
Dia : "Halo.. Ini san.. Putri?"
Saya : "Ya? Mau cari siapa?"
Dia : "Ini Putri?"
Saya : "Bukan. Saya bukan Putri"
Dia : "Oh. "

*klik* <<-- saya matiin.

Selang beberapa detik. Masuk dong SMS lagi.
Dia : "Eh lupa tanya namanya cpa"

Gedumbrengg... Saya bener-bener udah luar biasa jengkelnya sama orang-orang seperti ini. Dibalas, dia tambah ngeyel. Tambah ngotot. Ga dibalas, nomer lain yang memburu. Ya udah akhirnya saya balas aja begini.

Saya : "Eh tolong ya jangan ganggu istri gue!!!"
Dia : " Aku ga ganggu kok. Cuma mau tanya aja. Putri ato bukan"
Saya : "BUKAN. DIA BILANG BUKAN YA BUKAN!!!"

(hening, ga ada SMS atau telpon yang masuk sampai sekarang).

Problem's Solved.

Gyahahaaa....
:scream::scream::scream:

Tips :
Kalo menemui masalah seperti ini, pura-pura aja jadi suaminya (atau istri) si pemilik Hp. Terbukti ampuh lho pemirsa sekalian. Saya sudah dua kali menerapkan metode ini. Hahaha... Emang menyebalkan trik kenalan dengan pura-pura salah sambung semacam ini. Apa ga ada cara lain yang lebih oke ya?? Yang lebih cerdas gitu? Ckckckkkk... Oiya, hati-hati juga kalo beli pulsa di kios-kios. Cari penjual yang terpercaya. Takutnya nomer kita tersebar ke orang-orang usil kayak yang saya ceritain ini....


Happy fasting yaaaa.....
Be patient....


3 comments:

liew267 mengatakan...

kalo aku nin ae, no asing masuk ku angkat tp ku diamkan aja,, biar deh dia bayar haha.. kalo emang mo serius nelpon pasti orang itu ngomong, tp kalo cuma iseng pasti langsung dimatiin pas sadar g ada suaranya n pulsanya kesedot,,hihi.. kalo ada yg "pura2" salah sambung, disambutlah dg kejutekan ku yg luarbiasa , biar deh ilfill, sapa suruh iseng2 berhadiah, hehe...

Hijau Lumut mengatakan...

waw.. that's a good idea.. biar kapok + pulsanya habis liew lah... hahahaa...

iDa_941 mengatakan...

bagus juga itu idenya mbak...

boleh,,boleh,,boleh,,,

:)

siipph!

Poskan Komentar